Kembangkan Posyandu, Desa Sungai Gerong Peduli Balita dan Lansia

SUNGAI GERONG — Perkembangan kesehatan balita dan lansia menjadi salah satu perhatian serius di Desa Sungai Gerong Kecamatan Banyuasin I Kabupaten Banyuasin. Hal ini disampaikan Kepala Desa Sungai Gerong Julita Ningsih saat ditemui di ruang kerjanya beberapa waktu lalu.

Dalam memberikan perhatian kesehatan balita, pihaknya telah membangun Pos Pelayanan Keluarga Berencana Kesehatan Terpadu (Posyandu) di dua lokasi di wilayah Desa Sungai Gerong.

“Posyandu Sekar Melati berada di Dusun II dan Posyandu Rukun Setia berada di Dusun III. Untuk balita dan lansia di tempatkan di Posyandu Sekar Melati sedangkan untuk Ibu hamil di tempatkan di Posyandu Rukun Setia. Untuk balita berjumlah 170 orang dan ibu hamil berjumlah 20 orang,” kata Kades Julita

Posyandu lansia ini, lanjut Julita, baru terlaksana pada tahun 2017,dengan anggota sebanyak 100 orang. Beberapa kegiatan yang sering dilakukan yaitu rutinitas penimbangan berat badan balita, pengukuran tinggi badan dan konsultasi tumbuh kembang ibu dan balita. Disamping itu, ada kegiatan yang berorientasi pada kesehatan contohnya senam lansia dan pemberian menu makan.

Dia juga menambahkan, kelangsungan kegiatan Posyandu ini selain menjadi tanggung jawab Kepala Desa, juga menadapat peran penting dari bidan desa, kader-kader posyandu dan pembinaan dari Puskesmas. “Program pengembangan kesehatan balita ini tidak bisa berjalan dengan baik tanpa ada bantuan dari pemerintah, bidan desa, kader posyandu, dan warga masyarakat,” katanya

Menurutnya, jika bagus tumbuh kembang para balita, maka tidak salah jika berkonstribusi bear terhadap pembangunan manusia pada tahun-tahun mendatang. Posyandu, kata Julita, merupakan salah satu program Pemerintah untuk memantau dan meningkatkan derajat kesehatan Balita,yaitu anak berumur 0 hingga 60 bulan. Masa kecil yang diikuti dengan pertumbuhan dan perkembangan yang bagus akan berdampak positif terhadap pembangunan Bangsa.

“Sebab jika anak kekurangan gizi saat balita akan menimbulkan dampak negatif saat telah berusia dewasa,” jelasnya

Untuk itu, dirinya berharap pada warganya agar jangan malu dan malas untuk mengecek kesehatan ibu dan balita. Karena pihaknya sudah menyiapkan dua posyandu yang siap memberikan pelayanan kesehatan bagi ibu dan balita.

Tidak hanya bagi ibu dan balita, pihaknya juga memberikan perhatian serius kepada para lansia.

“Selama ini kebanyakan masyarakat berpikir bahwa posyandu hanya penting bagi balita maupun ibu hamil. Karena menurut mereka balita dan ibu hamil lah yang harus diperhatikan mengenai perkembangan dan status kesehatannya,” lanjutnya

Namun tidaklah demikian,sebab proses penuaan akan berdampak pada berbagai aspek kehidupan. Di tinjau dari aspek kesehatan pertambahan usia,maka lansia akan semakin rentan terhadap berbagai keluhan fisik dan psikis.

“Beberapa waktu lalu tepatnya 21 Desember 2019 sebagai penutup tahun dilaksanakan Gebyar Lansia, dan Alhamdulillah sambutan dari masyarakat sangat antusias sehingga kegiatan dimaksud dapat berjalan dengan sukses dan lancar.” “ ungkap istri mantan Kepala desa sebelumnya.

Sementara, Camat Banyuasin I Noffaredy, S.Sos., MM, juga menegaskan jika Posyandu Lansia merupakan suatu fasilitas pelayanan kesehatan yang berada di Desa-desa, yang bertujuan untuk meningkatkan kesehatan masyarakat khususnya bagi warga yang sudah berusia lanjut.

Dengan adanya posyandu yang ada di Desa Sungai Gerong dapat meningkatkan kesehatan Ibu, balita dan lansia. Apalagi posyandu di Desa Sungai Gerong tidak hanya melayani Ibu dan bayi tapi juga orang lanjut usia (Posyandu Lansia) dengan harapan untuk meningkatkan kesejahteraan lansia, baik fisik maupun psikologis melalui kegiatan posyandu lanjut usia yang mandiri dalam masyarakat

Noffaredy berharap kepada kader Posyandu agar berkerja lebih maksimal dalam memberikan pelayanan dasar kesehatan dari proses kehamilan sampai tumbuh kembang balita.

Menurutnya, keberadaan pelayanan Posyandu perlu ditambah kan beberapa inovasi lain. “Misalnya posyandu dapat menjadi corong informasi terdekat bagi pemerintah dalam mendektkan diri kepada masyarakat untuk bisa memberikan informasi,” pinta camat.

Read Previous

Sosialisasi FKPI di Kabupaten Ogan komering Ulu

Read Next

Sosialisasi FKPI di Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur